Selasa, 08 November 2016

sejarah singkat kerajaan mataram kuno

Sejarah Singkat Kerajaan Mataram Kuno

    Kerajaan Mataram Kuno sering juga disebut dengan Bhumi Mataram, yang didirikan oleh Sanna, yang awalnya terletak di Jawa Tengah kemudian dipindah Empu Sindok ke Jawa Timur. Sumber sejarah kerajaan Mataram dapat diketahui melalui prasasti-prasasti dan bangunan candi. Prasasti-prasasti tersebut antara lain, prasasti Canggal (732 M), prasasti Kalasan (778 M), prasasti Karang Tengah (824), prasasti Argapura (863), prasasti Balitung (907).
   Adapun peninggalan berupa candi seperti, candi Pegunungan Dieng dan candi Gedung Sanga yang terletak di Jawa Tengah bagian utara, dan candi Borobudur, candi Prambanan, candi Plaosan, candi Mendut, candi Sambi Sari yang terdapat di Jawa Tengah bagian selatan .
     

Raja Raja Mataram Kuno

  1. Sanjaya
  2. Panangkaran
  3. Rakai Panunggalan
  4. Rakai Warak
  5. Rakai Garung
  6. Rakai Pikatan
  7. Rakai Kayuwangi
  8. Rakai Watuhumalang
  9. Rakai Watukura Dyah Balitung
  10. Mpu Daksa
  11. Rakai Layang Dyah Tulodong
  12. Rakai Sumba Dyah Wawa
  13. Mpu Sindok
  14. Sri Lokapala
  15. Dharmawangsa Teguh

Aspek Aspek Kehidupan Kerajaan Mataram Kuno

1.       Aspek Kehidupan Agama

   Di Mataram Kuno Agama Hindu dan Budha sama-sama mendapat perhatian dan perlindungan dari kerajaan, sehingga para pemeluknya dapat beribadah dengan tenang .

2.       Aspek Kehidupan Sosial

   Berdasarkan bangunan candi, baik yang bercorak Hindu maupan Budha yang jumlahnya cukup banyak dan yang lokasinya juga berdampingan membuktikan kehidupan sosial masyarakat Mataram sangat religius, dilandasi rasa gotong royong dan juga rasa toleransi .

3.       Aspek Kehidupan Ekonomi

   Dalam aspek ekonomi, kerajaan Mataram Kuno mengembangkan perekonomian Agraris karena letaknya dipedalaman dan tanahnya yang begitu subur, selanjutnya mulai mengembangkan pelayaran. Hal ini terlihat pada masa pemerintahan Balitung yang memanfaatkan Sungai Bengawan Solo sebagai lalu lintas perdagangan menuju pantai utara Jawa Timur .

4.       Aspek Kehidupan Budaya


   Dalam kehidupan budaya, teknologi yang dicapai kerajaan Mataram sudah maju,bahkan masyarakat Mataram berhasil mengembangkan budaya asing menjadi budaya baru yang bercirikan Indonesia.  Hal ini terlihat dari adanya penggunaan berbagai huruf dan bahasa yang beragam didalam prasasti dan adapun kemajuan teknologi terlihat pada candi Borobudur .